Tempat Tujuan Wisata Populer di Lembang Bandung

Tempat Tujuan Wisata Populer di Lembang Bandung buat yang ingin liburan menghilangkan stres. Lembang ialah salah satunya pemecahannya, Kok Dapat!!!?.

Umumnya orang jika Jemu di tempat kerja, aktivitas yang tak ada hentinya umumnya tetap memakan waktu liburannya dengan berwisata.

Bila kalian ingin memakan waktu di Bandung, tak ada kelirunya hadir Ke LEMBANG. Daerah ini mempunyai keindahan alam yang sangatlah indah, cuaca yang lumayan dingin yang bisa sedikit mengendorkan pikiran kalian setelah bekerja.

Tempat Tujuan Wisata Populer di Lembang Bandung

Lembang mempunyai banyak ruang wisata yang indah, Hm.. serta berikut referensi saya Tempat Wisata Popular di Lembang yang perlu kalian kunjungi…

Anda bisa liburan ke tempat-tempat ini dengan cara yang lebih mudah & murah jika pesan paket liburan dari situs Pariwisata BandungTempat Tujuan Wisata Populer di Lembang Bandung

The Lodge Maribaya

Di Lodge maribaya ini kita bisa nikmati keindahan alam diatas pohon, dapat juga berayunan di sana seperti melayang-layang.  Salah satu Tempat Tujuan Wisata Populer di Lembang Bandung yang patut untuk Anda kunjungi.

Farm House Susu Lembang

bila kalian sempat nonton film The Lord Of The Ring, Tentu kalian tahu The Hobbit, yakni beberapa kumpulan orang yang bertubuh mungil dengan kata lain pendek dapat disebutkan seperti kurcaci yang mempunyai rumah yang mungil juga.

Farm House Susu Lembang adalah obyek wisata yang serupa seperti di film itu, namun cuma tempat tinggalnya ya guys yang mungil-mungil.

tidak cuma itu tempat ini dapat memiliki konsep peternakan, perkebunan yang bikin daya tarik sendiri. Tempat ini sangatlah cocok juga buat berlibur keluarga karena anak-anak akan menyenanginya.

Observatorium Bosscha

Anda Pencinta Astronomi? Bosscha tempatnya.. berlibur kalian akan merasa menyenangkan karena bukan sekedar berlibur semata kalian juga akan pengetahuan mengenai Astronomi juga. Tunggulah terutama guys.. mari ke Observatorium Bosscha!!!.

De’ Ranch (Wisata Berkuda Lembang)

De’ Ranch Adalah obyek wisata peternakan berkuda seperti semestinya koboi-koboi zaman dulu karena kita akan menggunakan baju koboi sembari berkuda, obyek wisata ini cocok buat berlibur keluarga atau grup anak-anak, karena dengan situasi lingkungan hijau ini anak-anak bisa belajar sembari bermain.

Wisata Grafika Cikole

Grafika Cikole hampir serupa dengan farm house, cuma perbedaannya tempat ini dapat digunakan untuk outbound untuk keluarga, komune, anak sekolahan, ataupun karyawan.

Tempat ini dapat ada penginapan-penginapan dan beberapa makanan ciri khas jawa barat yang meningkatkan situasi jadi berlainan.

Floating Market Lembang

Terkecuali memberikan keindahan alam, Floating Market adalah obyek wisata yang ciri khas dengan pasar yang mengambang di air, umum orang memanggilnya pasar terapung, di sana kita bisa makan diperahu, meningkatkan kesenangan yang belumlah sempat dirasa.

Disini juga menyedikan wahana air, seperti sepeda air, kereta air, dinghy, taman miniatur kereta, taman batu, serta ada banyak lagi, tunggulah apa lagi guys mari bertandang ke floating market.

Kebun Begonia

Kebun Begonia mempunyai pesona sendiri yakni bunga-bunga yang indah yang bervarian bikin anda akan keluarkan Handphone anda serta berselfie di sana.

Gunung Tangkuban Perahu

Gunung Tangkuban Perahu Adalah tempat wisata popular sekarang ini. Gunung yang sepintas serupa perahu terbalik ini memliki pesona sendiri, diantaranya ialah kita bisa lihat Gas belerang serta sumber mata air panas yang mengalir Karena gunung ini masih tetap aktif. Banyak Wisatawan yang bertandang ke sini.

Kampung Gajah Wonderland

kampung gajah wonderland ini adalah wahana permainan yang berlainan dari umumnya. Di sini juga kita dapat berekspedisi, wisata kuliner serta berbelanja. Tidak lupa juga guys.. situasi hawa yang bersih serta sejuk.

Baca juga: Tujuan Wisata Terbaru di Bandung yang bisa dikunjungi

Mau liburan kesini? pesan saja paket tour murahnya di HM Tour & Travel.

Selamat nikmati Berlibur penuh arti guys…

Wisata Alam Danau Situ Patenggang Bandung

Wisata Alam Danau Situ Patenggang Bandung adalah danau yang terletak di kawasan obyek wisata alam di sebelah selatan kota Bandung, Jawa Barat, tepatnya di desa Ciwidey. Terletak di ketinggian 1.600 meter di atas permukaan laut, danau ini memiliki pemandangan yang sangat eksotis.

Awalnya, danau ini disebut Situ Patengan oleh masyarakat setempat. Karena pengucapan patengan terlalu sulit untuk dikatakan dalam bahasa Sunda, maka mereka menyebutnya Situ Patenggang atau Danau Patenggang.

Label / nama danau di maps.google.com adalah Situ Penganten yang Penganten berarti pasangan pengantin baru.

Untuk Anda yang membutuhkan sewa bus pariwisata Bandung kami selalu siap untuk melayani.

Wisata Alam Kawah Putih Bandung

Kawah Putih Bandung adalah danau kawah yang mencolok dan tempat wisata di kawah vulkanik sekitar 50 km selatan Bandung di Jawa Barat di Indonesia.

Danau Kawah Putih (7.10 ° S 107.24 ° E) adalah salah satu dari dua kawah yang membentuk Gunung Patuha, gunung stratovolitik andesitik (gunung api “komposit”). Gunung Patuha adalah salah satu gunung berapi di Jawa. Danau kawah putih itu sendiri merupakan sistem vulkanik yang relatif stabil tanpa catatan aktivitas yang signifikan sejak sekitar tahun 1600.

Situs Kawah Putih dibuka untuk pengunjung pada tahun 1987. Danau ini 2.430 meter di atas permukaan laut sehingga iklim lokal seringkali cukup dingin (suhu seringkali sekitar 10 derajat Celsius).

Hal ini membuat perubahan cepat dari kelembaban dataran Jawa utara dan ibu kota Jakarta. Kawah Putih adalah danau asam yang cukup besar (pH 0,5-1,3) yang berubah warna dari kebiruan menjadi hijau keputihan, atau coklat, tergantung konsentrasi sulfur dan suhu atau keadaan oksidasi. Pasir dan bebatuan yang mengelilingi danau juga telah tercuci menjadi warna keputihan melalui interaksi dengan perairan danau yang asam (dengan kemungkinan presipitasi mineral juga).

Untuk Anda yang membutuhkan Sewa Bus Pariwisata Bandung buat romongan tour, kami siap menyediakannya untuk Anda. Kawah Putih Bandung

Sejarah Kawah Putih Bandung

Danau tersebut dikatakan telah didokumentasikan pertama kali di dunia barat pada tahun 1837 oleh Dr Franz Wilhelm Junghuhn, seorang ahli botani Jerman yang melakukan penelitian yang cukup banyak di Indonesia sampai kematiannya di Lembang, tepat di sebelah utara Bandung, pada tahun 1864. Pada Waktu, ada berbagai cerita lokal tentang sejarah daerah. Burung-burung dianggap enggan terbang di dekat wilayah tersebut dan penduduk desa di daerah tersebut cenderung menganggap hutan di sekitar danau itu menakutkan dan agak misterius. Cerita-cerita ini mendorong Dr. Junghuhn untuk menyelidikinya.

Ia menemukan Kawah Putih. Sebelumnya ada tambang belerang di kawah meskipun produksi sekarang telah berhenti. Tanaman belerang yang dikenal sebagai Zwavel Ontgining Kawah Putih pertama kali didirikan di dekat danau selama masa pemerintahan Belanda di Jawa. Pabrik tersebut kemudian diambil alih selama Perang Dunia II oleh militer Jepang dan dioperasikan dengan nama Kawah Putih Kenzanka Yokoya Ciwidey. Titik masuk ke berbagai terowongan yang mewakili sisa-sisa kegiatan penambangan ini dapat dilihat di beberapa titik di sekitar lokasi saat ini.

Lebih dari satu abad setelah Franz Wilhelm Junghuhn pertama kali menemukan danau tersebut, pada tahun 1991, perusahaan kehutanan milik negara Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten (mulai dari Unit Kehutanan No. III Jawa Barat dan Banten) mulai mengembangkan situs ini sebagai tempat wisata.

Situs Kawah Putih Bandung

Daerah sekitarnya sangat berhutan. Ada jalur menyusuri danau yang dikelilingi oleh tembok tinggi kawah yang meringkuk di sisi Gunung Patuha. Bau belerang kuat karena ada banyak uap dan gas belerang yang menggelegak dari danau. Ada trek di sekitar danau dan melalui hutan terdekat termasuk ke puncak Gunung Patuha. Pengunjung bisa berjalan mengelilingi kawasan kawah atau duduk di berbagai tempat penampungan. Tanaman lokal yang tidak banyak ditemukan di dataran rendah di Jawa termasuk Edelweiss dan Cantigy dari javanese (Vaccinium varingifolium). Hewan dan burung yang mungkin terlihat meliputi elang, burung hantu, monyet, kancil, dan babi hutan. Panther, macan tutul dan ular piton kadang kala terlihat di hutan di dekatnya.

Berbagai fasilitas sederhana ada di dekat danau. Ada banyak tempat parkir dan toilet umum. Vendor wirausaha menjual pernak-pernik dan makanan. Situs ini ditandai dengan baik. Petani lokal sering mengambil kesempatan untuk menjual stroberi (banyak ditanam di daerah itu), jagung kukus, dan berbagai barang lainnya seperti biji labu (pepita).

Kawah Putih dan sekitarnya (dimana ada fasilitas resor seperti spa panas) merupakan tempat yang populer bagi orang-orang dari Bandung. Pada akhir pekan dan pada hari libur, sejumlah besar wisatawan Indonesia mengunjungi Kawah Putih. Situs ini sejauh ini kurang dikenal wisatawan mancanegara. Menurut staf Perhutani di lokasi tersebut, hingga 10.000 orang mungkin akan berkunjung pada hari libur yang sibuk dan jumlah pengunjung mungkin 300.000 per tahun.

Akses ke Kawah Putih Bandung

Akses diperoleh dari kiri jalan raya yang menuju ke selatan dengan memasuki taman dan melanjutkan jalan akses sejauh 5 km. Waktu tempuh dari pusat kota Bandung, tergantung lalu lintas di dan sekitar Bandung, mungkin dua jam. Pergeseran dari jalan utama menuju Kawah Putih sulit dilewatkan: ada papan nama besar di sebelah kiri jalan utama dan gerbang masuk yang menonjol. Fasilitas masuk dan lokasi kawah dikelola dengan baik oleh staf dari perusahaan kehutanan milik negara Perhutani.

Pengaturan yang biasa adalah agar pengunjung meninggalkan kendaraan mereka di tempat parkir utama saat memasuki lokasi dan menangkap salah satu shuttlebuses mini biasa (berangkat sekitar lima menit atau lebih) selama 5 km ke kawah. Bagi warga negara Indonesia, biaya masuk ke lokasi (Oktober 2011) adalah Rp 15.000 ditambah Rp 5.000 untuk naik minibus kembali (total Rp 20.000, sekitar US $ 2,20). Biaya untuk pengunjung asing sedikit lebih tinggi.

Pengunjung yang Lebih suka menyetir dengan kendaraan sendiri sampai ke kawah harus membayar biaya yang jauh lebih tinggi (Rp 150.000, atau US $ 17 per kendaraan ditambah tiket untuk penumpang). Tiket dikeluarkan oleh staf Perhutani dan termasuk asuransi saat berada di lokasi.

Jalan utama adalah jalan yang sibuk selatan dari Bandung melalui kota Soreang, ibu kota Kabupaten Bandung, terus menyusuri kota Pasir Jambu yang penuh sesak. Minibus menempuh rute ke selatan dari Bandung dan, tergantung pada lalu lintas, bisa memakan waktu hingga dua jam untuk sampai ke pintu masuk ke daerah Kawah Putih.

Ada ribuan petani pasar kecil di lembah subur di selatan Bandung yang mengarah ke daerah Kawah Putih. Tanaman pangan lokal yang ditanam mencakup berbagai macam buah dan sayuran. Industri stroberi mapan di daerah ini dan banyak peternakan stroberi memiliki buah untuk dijual di sepanjang sisi jalan raya. Akomodasi tersedia di berbagai hotel di daerah Patuha dekat dengan kota terdekat Ciwidey dan juga di Soreang.